Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan Keunikan Taman Nasional Bantimurung Makassar

Pengertian dan Keunikan Taman Nasional Bantimurung Makassar

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) adalah salah satu kawasan konservasi yang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia. Dengan luas sekitar 43.750 hektar, taman ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik bagi para penggemar ekowisata dan peneliti lingkungan. Lokasinya berada di Kabupaten Maros dan Pangkep, tidak jauh dari ibu kota provinsi, Makassar. TN Babul memiliki keunikan tersendiri dengan ekosistem karst yang unik, keanekaragaman hayati yang tinggi, serta daya tarik utama berupa kupu-kupu langka.

Sejarah dan Penetapan Taman Nasional

Proses pembentukan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung tidak terjadi secara instan. Pada tahun 1993, UNESCO mengajukan rekomendasi untuk melindungi kawasan karst Maros-Pangkep sebagai Situs Warisan Dunia. Proses ini kemudian diikuti oleh berbagai seminar dan forum internasional yang memperkuat pentingnya perlindungan kawasan ini. Pada akhirnya, pada 2004, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004.

Sebelumnya, kawasan ini terdiri dari beberapa unit kawasan konservasi seperti Cagar Alam, Taman Wisata Alam, dan Hutan Lindung. Setelah perubahan fungsi, kawasan tersebut resmi menjadi Taman Nasional yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Pada tahun 2019, TN Babul ditetapkan sebagai kawasan Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park), sebuah penghargaan yang semakin memperkuat statusnya sebagai kawasan penting di kawasan Asia Tenggara.

Ekosistem Karst dan Keberagaman Hayati

Salah satu ciri khas dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah ekosistem karst yang luas. Kawasan ini memiliki bentuk permukaan yang unik dengan batuan kapur yang membentuk gua-gua, lembah, dan air terjun. Ekosistem karst ini memberikan habitat yang ideal bagi berbagai spesies flora dan fauna langka.

Di antara kekayaan alam yang ada, TN Babul dikenal sebagai "The Kingdom of Butterfly" (Kerajaan Kupu-Kupu). Alfred Russel Wallace, ilmuwan Inggris yang pernah melakukan eksplorasi di sini pada tahun 1856–1857, menyebut daerah ini sebagai tempat dengan jumlah kupu-kupu terbanyak. Menurut catatan Wallace, terdapat sedikitnya 250 spesies kupu-kupu di kawasan ini. Beberapa spesies langka seperti Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, dan Papilo Adamantius hanya dapat ditemukan di Sulawesi Selatan, termasuk di dalam TN Babul.

Aktivitas Wisata di Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menawarkan berbagai aktivitas wisata yang menarik, baik untuk pendaki, pecinta alam, maupun penggemar ekowisata. Berikut beberapa objek wisata utama yang bisa dikunjungi:

  • Air Terjun Bantimurung: Salah satu air terjun terkenal di kawasan ini, dengan pemandangan yang sangat indah dan suasana yang segar.
  • Gua Batu dan Gua Mimpi: Dua gua yang merupakan destinasi wisata minat khusus, dengan stalaktit dan stalakmit yang menarik.
  • Lembah Kapur: Wilayah yang penuh dengan vegetasi tropis dan pemandangan yang spektakuler.
  • Jalan-jalan di Hutan: Jalan-jalan di bawah pepohonan yang rindang, menjelajahi keanekaragaman hayati yang masih asli.

Selain itu, TN Babul juga memiliki lebih dari 80 gua alam dan prasejarah yang tersebar di seluruh kawasan karst. Gu-gua ini tidak hanya menarik secara geologis tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Manfaat dan Pentingnya Perlindungan

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan. Dengan ekosistem karst yang unik dan keanekaragaman hayati yang tinggi, kawasan ini menjadi salah satu prioritas dalam konservasi alam. Selain itu, TN Babul juga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekologis dan mendukung kehidupan masyarakat sekitar melalui pariwisata berkelanjutan.

Dalam konteks global, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung telah mendapatkan pengakuan internasional, termasuk status sebagai Taman Warisan ASEAN. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki nilai yang luar biasa dan perlu dilindungi agar tetap lestari untuk generasi mendatang. Lokawisata Makassar yang Wajib Dikunjungi.

Post a Comment for "Pengertian dan Keunikan Taman Nasional Bantimurung Makassar"